Hadirkan Eks Napiter Poso, Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal di Kabupaten Sigi

0
110

Sigi, restorasihukum.com – Divisi Humas Polri melalui Tim Subsatgas Banops Humas Polri menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Program Kontra Radikal, prioritas Kapolri, guna memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam mencegah radikalisme di Sulawesi Tengah.

Acara dibuka oleh Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, didampingi Ketua Tim Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago, di Aula Sarja Arya Racana Polres Sigi, Senin (13/10/2025).

Narasumber utama, Ustadz Imron, eks narapidana terorisme dan Ketua Yayasan Lingkar Perdana Poso, berbagi pengalaman dan inspirasi deradikalisasi.

Dengan tema Terorisme Musuh Kita Bersama, FGD dihadiri pula Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono, Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, serta tokoh agama, masyarakat, dan pemuda.

“InsyaAllah di Sulawesi Tengah menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menangkal paham dan ideologi radikalisme. Mari kita jaga kampung yang kita cintai ini, siapa yang mo jaga kampung yang kita cintai ini kalau bukan torang,” ucap Brigjen Helmi

“Kita harus hilangkan pandangan bahwa terorisme itu identik agama Islam. Semua yang berperilaku buruk, yang menebar ketakutan, itulah terorisme,” tegasnya.

“Kontra radikal adalah upaya membangun personal untuk mencegah paham radikalisme dan separatisme yang kini banyak dihembuskan melalui berbagai elemen sosial, budaya, dan politik,” dan menekankan perlunya keterlibatan berbagai pihak. Persan Kombes Erdi

“Alhamdulillah saya ucapkan kepada Divisi Humas Polri yang telah memberikan kesempatan kepada kami menyampaikan pengalaman sebagai Eks Napiter. Semoga apa yang saya sampaikan bisa menjadi pelajaran sehingga kedepannya indonesia ini terlepas dari paham radikalisme dan aksi terorisme.” pungkas Ustadz Imron.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here