Aceh Tamiang, restorasihukum.com – Memasuki hari ke-6 pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) Tahun 2026, Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) terus menunjukkan komitmen pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial, khususnya bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan berlangsung di dapur lapangan yang berlokasi di Posko Samsat Aceh Tamiang, pada Kamis (29/1/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat yang berada di posko pengungsian.
Taruna Tingkat III Akademi Kepolisian, Intan Gustava Rongrean, mengatakan dapur lapangan tersebut menyiapkan berbagai menu makanan bergizi untuk para pengungsi.
“Hari ini kami melaksanakan kegiatan memasak di dapur lapangan Posko Samsat Aceh Tamiang. Menu yang kami siapkan terdiri dari sayur, ikan, telur, serta nasi yang diperuntukkan bagi masyarakat,” ujar Intan Gustava.
Ia menjelaskan, makanan yang disediakan ditujukan bagi sekitar 180 kepala keluarga atau kurang lebih 700 warga yang berada di posko pengungsian. Penyediaan konsumsi dilakukan secara berkelanjutan mulai dari pagi, siang, hingga malam hari.
“Kami berharap makanan yang disediakan dari pagi, siang, dan malam ini dapat bermanfaat serta membantu meringankan beban masyarakat,” tambah Intan.
Lebih lanjut, ia berharap kehadiran Taruna Akpol selama pelaksanaan Latsitardanus di Aceh Tamiang dapat memberikan dampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap hingga 10 Februari nanti, keberadaan kami yang sedang melaksanakan Latsitardanus di Aceh Tamiang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan dapur lapangan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian Taruna Akademi Kepolisian dalam mendukung pemulihan pascabencana sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.(Red)













