GEBYAR HUT SMPN 1 SUTOJAYAN SARAT FILOSOFI

0
222

Blitar restorasihukum.com – Bulan Agustus 2014 ini adalah HUT SMP Negeri 1 Sutojayan yang ke 50th. Berbagai acara dilakukan salah satunya adalah menggelar wayang kulit tepatnya senin malam (25/08/2014). Sebagaimana kita ketahui dan rasakan bersama mengingat wayang kulit lahir di bumi nusantara tercinta ini bermula dari sifat kearifan bangsa kita yang sangat sempurna dalam memadukan budaya (kultur) melalui pembauran kebudayaan, antara budaya asing dan budaya lokal sehingga tanpa terasa telah menjadi nilai-nilai budaya yang telah mendarah daging dalam masyarakat.

      Untuk itu tidak mengherankan apabila wayang kulit adalah sebuah kesenian yang sangat digemari dan mendarah daging dalam diri masyarakat khususnya siswa-siswi SMPN 1 Sutojayan ini, bahkan proklamator Bung Karno pun juga merupakan salah satu penggemar sekaligus pemerhati wayang kulit. Bung Karno adalah sosok yang mempunyai kepedulian terhadap seni dan budaya, khususnya seni budaya awa sebagai lingkungan dimana Bung Karno
dibesarkan.

      Bahkan Bung Karno menjadikan dalang sebagai salah satu guru. Karena sudah mendarah daging dan banyak digemari oleh berbagai kalangan itulah, tepat pada hari jadi SMPN 1 Sutojayan menyuguhkan sajian wayang kulit semalam suntuk. Dipilihnya wayang yang sarat dengan makna filosofi dan dapat diambil hikmahnya dari lakon maupun wejangan-wejangan sebagai suri tauladan dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Salah satu karakter “pamomong” ( panutan ) yang menjadi bagian penting dalam sebuah pertunjukan wayang. Hal ini perlu diteladani oleh siapapun mulai siswa-siswi, guru dan masyarakat. ( Ddg )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here