Jelang Maulud Nabi, Penjual Buah Dadakan Di Pasar Gondang wetan Menjamur

0
293

Pasuruan, restorasihukum.com – Menjelang peringatan maulid nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah, para pedagang buah mulai menjamur. Mereka menjajakkan dagangan buahnya di pinggir jalan maupun di tempat keramaian seperti pasar. Salah satunya di pasar Gondang wetan, Kabupaten Pasuruan, selain menjual buahnya dalam pasar, mereka juga membuka lapak baru tepat didepan pasar yang biasanya tempat tersebut steril dari para pedagang.

Salah satu pedagang buah yang jualan di depan pasar Gondang wetan mengatakan kepada media restorasihukum.com, jika dirinya dan pedagang lainnya mulai membuat lapaknya mulai Minggu sore.

“Jelang maulud nabi, para pedagang buah setiap tahunnya membuat lapak buah disini depan pasar Gondang wetan dan itupun hanya tiga hari, setelah itu lapak ini di bongkar, karena ini bukan tempat berjualan,” terangnya, Senin (25/09/23).

Lanjutnya, kalau untuk masalah retribusi para pedagang buah dadakan ini ya di tarik mas, dari pihak pasar sebesar 5000 perhari. 

“Para pedagang buah yang jualan di depan pasar ini yang di tarik sebesar 5000 perhari. Pihak pasar langsung memberi lima karcis, yang satu karcis nominalnya Rp.1000, ” tuturnya.

Sementara itu, kepala pasar Gondang wetan Sodik saat di konfirmasi melalui pesan singkat WA terkait lapak lapak buah yang berdiri depan pasar, mengatakan itu hanya untuk maulud pasar malam, dalam artian pasar dadakan yang setiap tahun sekali saat menjelang maulid nabi Muhammad Saw.

“Para pedagang buah di pasar malam ini hanya berjualan jelang maulud nabi saja, setelah itu, lapak-lapak langsung dibongkar, karena tempat tersebut memang bukan tempat berjualan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sodik menyampaikan, jika mereka yang berjualan ditempat tersebut merupakan pedagang yang jualan di dalam pasar Gondang wetan atau orang lama sebagian penjual dadakan.
“Untuk retribusi, meraka semua yang berjualan di tempat tersebut juga di tarik seperti yang lainya sebesar 1000 perhari,” pungkasnya. (Sy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here