Jakarta, restorasihukum.com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, menerima kunjungan dari jajaran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, pada Jumat (4/7/2025). Dalam pertemuan tersebut, Mendagri menyampaikan dua poin penting, yakni pentingnya memperkuat struktur organisasi melalui kepengurusan yang solid dan merancang program kerja yang berbasis konsep.
Pada kesempatan itu, perwakilan APKASI menyampaikan laporan hasil Musyawarah Nasional (Munas) VI yang sebelumnya dilaksanakan di Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Munas tersebut menetapkan Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, sebagai Ketua Umum APKASI untuk masa jabatan 2025–2030.
Dalam pertemuan ini, Bursah meminta saran serta arahan dari Mendagri mengenai arah kepemimpinan dan penguatan peran organisasi ke depan. Menanggapi hal itu, Mendagri menjelaskan bahwa penyusunan kepengurusan merupakan wewenang Ketua Umum bersama tim formatur.
“Ketua nantinya akan menyusun struktur organisasi secara rinci, dan setelah itu biasanya akan ada pelantikan. Bila waktunya tepat, saya insyaallah akan hadir untuk melantik pengurus baru APKASI secara resmi untuk lima tahun ke depan,” ujar Mendagri.
Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka. Berbagai isu aktual turut menjadi bahan diskusi, termasuk soal tantangan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang transparan dan bertanggung jawab. Mendagri menekankan pentingnya integritas para kepala daerah guna mencegah praktik korupsi yang dapat merusak kepercayaan publik dan menghambat pembangunan.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program-program strategis nasional. Menurutnya, sinergi ini krusial untuk mencapai target besar Indonesia Emas 2045 melalui Asta Cita.
Lebih lanjut, Mendagri menilai bahwa APKASI memainkan peran strategis sebagai mitra Kemendagri, terutama dalam menjembatani komunikasi pusat dan daerah. Organisasi ini juga dianggap berperan dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan inisiatif lainnya.
“Saya berharap kita dapat menjalin kerja sama yang kuat, berinovasi, serta menyuarakan aspirasi daerah. APKASI juga dapat menjadi penghubung tidak hanya antara pemerintah pusat dan daerah, tapi juga antara pemerintah daerah dengan asosiasi dan DPRD,” ucap Mendagri.
Sejumlah kepala daerah turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Bupati Bandung Dadang Supriatna, Bupati Pati Sudewo, Bupati Sambas Satono, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad, Bupati Blora Arief Rohman, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, serta Direktur Eksekutif APKASI, Sarman Simanjorang. (Red)













