Mendagri Tito Kerahkan Ribuan Personel Atasi Endapan Lumpur di Aceh Tamiang

0
55

Jakarta, restorasihukum.com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan pemerintah telah mengerahkan ribuan personel lintas instansi untuk menangani endapan lumpur di Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah dataran rendah yang paling terdampak bencana di Aceh.

“Daerah lowland yang harus mendapat perhatian serius adalah Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya,” ujar Tito saat Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Kantor Kemendagri, Jakarta, pada Senin (26/1/2026).

Endapan lumpur telah melumpuhkan aktivitas pemerintahan, infrastruktur, hingga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Namun, kondisi pemerintahan di Aceh Tamiang kini mulai pulih.

“Alhamdulillah untuk pemerintahan Tamiang, tadinya mati total, sekarang sudah aktif, sudah bersih,” ujar Tito.

Pemerintah menurunkan ribuan personel, termasuk 1.132 Praja IPDN, 500 mahasiswa STIS, 600 taruna Kemenkumham, sekitar 2.000 TNI, 1.000 Polri, serta 1.788 taruna gabungan dari program Latsitardanus yang melibatkan Akmil, AAL, AAU, Unhan, Akpol, dan Politeknik SSN. Tito menyebut total kekuatan di Tamiang mendekati 10.000 personel.

Tito menegaskan pengerahan personel difokuskan untuk pembersihan lumpur dan pemulihan fasilitas pemerintahan, sekolah, pasar, warung, serta rumah warga terdampak.

“Semua, mulai pemerintahan, jalan, pasar, warung, rumah, semua terdampak di sana. Ini Tamiang yang masih harus kita kerja keras,” tegasnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here