Surabaya, restorasihukum.com – Usai menerima surat rekomendasi dari DPP PDIP yang kembali mengusungnya menjadi calon wali kota periode 2015-2020.Wali Kota Tri Rismaharini mengakui tidak mudah memimpin Kota Surabaya karena menurutnya ke depan, tantangan akan semakin berat.
“Ini bukan siap atau tidak siap, tapi ke depan semakin berat,karena saya harus menanggung 3,2 juta warga untuk mensejahterakannya,” ujar Peraih gelar Doktor Tata Kota ITS ini.
Risma juga mengungkapkan kebijakan yang akan diambil jika terpilih kembali. “Saya akan tetap orientasi kesejahteraan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut Risma menambahkan berharap dirinya tetap bisa mengemban amanah dan tetap rendah diri. “Mudah mudahan ini tidak membuat menjadi saya riya (sombong). Ini amanah,” tegasnya.
Terkait adanya isu ketidakharmonisannya dengan Whisnu Sakti Buana yang juga mendapat rekomendasi sebagai calon wakil wali kota, Risma menepis tudingan tersebut.
Perlu diketahui Seelah resmi menjadi anggota PDIP, Tri Rismaharini yang sekarang masih Wali Kota Surabaya ini menegaskan sudah mundur dari PNS.
Penegasan itu sendiri disampaikan Risma saat pidato politiknya usai menerima penyerahan surat rekomendasi calon walikota dan kartu tanda anggota PDIP di Gedung Wanita, Kalibokor. (pat)









