Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo Raih Penghargaan Kepemimpinan Publik dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

0
123

Jakarta, restorasihukum.com – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menerima Penghargaan Kepemimpinan Publik dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH Unbraw). Penghargaan diserahkan dalam acara “Sapa Alumni: Silaturahmi dan Pemberian Penghargaan Prominen Alumni dan Pegawai” (7/11/2025).

Komjen Dedi mendapat penghargaan sebagai alumnus FH Unbraw yang berprestasi dan berpengaruh di bidang kepemimpinan publik. Ia dikenal mendorong tata kelola kepolisian yang profesional, transparan, dan humanis, sejalan dengan program Transformasi Polri. Sebagai lulusan Program Doktor Ilmu Hukum FH Unbraw, Komjen Dedi konsisten menerapkan kepemimpinan berbasis ilmu pengetahuan dan kolaborasi, serta mendorong perubahan positif dalam pelayanan publik di lingkungan kepolisian.

Selain Komjen Dedi, FH Unbraw juga menganugerahkan penghargaan Penguatan Masyarakat Sipil kepada almarhum Munir Said Thalib, aktivis HAM alumni angkatan 1985, sebagai penghormatan atas dedikasi dan keberaniannya memperjuangkan keadilan, kemanusiaan, dan demokrasi di Indonesia.

Dekan FH Unbraw, Aan Eko Widiarto, mengatakan penghargaan kepada kedua tokoh itu mencerminkan kiprah alumni FH Unbraw yang berkontribusi di jalur berbeda namun memiliki tujuan sama: memperkuat nilai hukum, keadilan, dan kemanusiaan.

“Komjen Dedi Prasetyo menunjukkan kepemimpinan publik yang berintegritas dan efektif di institusi strategis negara, sementara almarhum Munir menginspirasi dengan keberanian moral dan komitmen kemanusiaannya,” ujar Aan.

Acara ini dihadiri sekitar 300 alumni, jajaran pimpinan FH Unbraw, pengurus Ikatan Alumni FH Unbraw (IKA FHUB), serta perwakilan universitas. Penghargaan juga diberikan untuk kategori lain, seperti Profesional dan Pengembangan Ilmu Hukum.

Ketua IKA FHUB, Didik Farkhan Alisyahdi, menekankan kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antaralumni dan memperkuat kontribusi mereka bagi bangsa. Ia menambahkan, reputasi perguruan tinggi diukur dari kiprah alumninya dalam memberi manfaat bagi masyarakat.

Sejak berdiri pada 1957, FH Universitas Brawijaya telah melahirkan banyak tokoh nasional di berbagai bidang. Saat ini, fakultas memiliki sebelas program studi, dengan lima di antaranya berakreditasi “Unggul” dan empat terakreditasi internasional oleh AQAS.

Pemberian penghargaan kepada Komjen Dedi sekaligus menjadi pengakuan atas peran Polri dalam reformasi dan modernisasi pelayanan publik, menekankan profesionalisme, integritas, dan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan strategi Transformasi Polri.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here