Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 69 Buton Tengah, Wamendagri Bima Arya Bicara Pemerataan Pendidikan

0
97

Buton Tengah – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan apresiasi atas langkah Pemerintah Kabupaten Buton Tengah yang mendukung program Presiden Prabowo Subianto melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi 69. Menurutnya, inisiatif ini mencerminkan komitmen daerah dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia.

“Mimpi Bapak Presiden itu kan bagaimana seluruh anak Indonesia, termasuk yang tidak mampu, itu bisa punya kesempatan untuk menuntut ilmu. Dan itu tidak mudah, itu memerlukan kerja sama yang sangat keras dengan semua,” ujar Bima usai meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 69 (1/11/2025).

Bima menekankan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan salah satu langkah strategis untuk memastikan setiap anak, tanpa memandang latar belakang sosial dan ekonomi, memperoleh kesempatan belajar yang setara. Ia menilai inisiatif Pemkab Buton Tengah dalam mengembangkan Sekolah Rakyat menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Sumber: restorasihukum.com

“Saya melihat di sini Pak Bupati Buton Tengah bekerja keras, melihat semua peluang-peluang dan kesempatan, memanfaatkan ruang-ruang yang ada, lokasi, tempat, universitas, kemudian Sekolah Rakyat ini bisa diadakan di sini,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bima meninjau fasilitas belajar dan asrama siswa, serta berdialog langsung dengan peserta didik. Ia mengapresiasi kesiapan Sekolah Rakyat yang telah berjalan dengan baik, meski masih perlu pengembangan agar anak-anak dapat belajar lebih nyaman.

“Saat ini baik, tapi kan ini masih di awal ya. Masih terus berkembang nanti supaya anak-anak lebih nyaman,” jelasnya.

Bima juga menilai karakter para siswa memiliki potensi besar untuk berkembang. Ia menyebut pelajar yang ditemuinya menunjukkan kecerdasan, keberanian, dan keaktifan dalam berdialog.

“Anak-anak Buton Tengah ini mereka berani-berani dan cerdas-cerdas. Ya itu sangat terasa ketika kami tadi berdialog, ngobrol dengan mereka. Mereka sangat spontan, cerdas, dan berani,” katanya.

Kepada para siswa, Wamendagri menekankan pentingnya adab dan ilmu sebagai dua kunci utama menuju kesuksesan. Ia mendorong siswa untuk tidak berhenti belajar serta selalu menghormati orang tua dan guru.

“Tidak ada orang sukses tanpa doa dari seorang orang tua,” pesan Bima.

Selain berdialog, Bima juga ikut berinteraksi melalui kuis dan membaca surat-surat yang ditulis para siswa untuk dirinya. Sesi ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme.

Acara dihadiri oleh Wakil Gubernur Sultra Hugua, Bupati Buton Tengah Azhari, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Buton Tengah, serta pihak Sekolah Rakyat Terintegrasi 69.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here