Cilegon, restorasihukum.com – Febrianda Ryendra mengajak insan pers di Kota Cilegon memperkuat sinergi dan komunikasi humanis dalam mendukung penegakan hukum yang transparan dan dekat dengan masyarakat. Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cilegon tersebut saat menggelar kegiatan Coffee Morning bersama puluhan awak media se-Kota Cilegon di Aula Kejaksaan Negeri Cilegon, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan berlangsung santai dan penuh keakraban sebagai upaya mempererat hubungan antara institusi kejaksaan dengan insan pers.
Dalam sambutannya, Febrianda menegaskan media memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas informasi sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
“Mohon bantuan dan kebersamaan dari rekan-rekan media semua. Yang buruk mari kita evaluasi bersama, yang baik kita catat dan kita bangun bersama,” ujarnya di hadapan para wartawan.
Ia menilai komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam pelaksanaan tugas, terutama untuk menghindari kesalahpahaman di lapangan. Karena itu, menurutnya, sinergi antara kejaksaan dan media perlu terus diperkuat melalui hubungan yang terbuka dan konstruktif.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Febrianda juga berbagi pengalaman selama bertugas di sejumlah daerah, termasuk saat menjalankan tugas di Pulau Rote yang disebutnya sebagai salah satu wilayah paling jauh di Indonesia.
Ia mengaku bersyukur dapat kembali bertugas di Provinsi Banten yang dianggapnya sebagai rumah kedua karena sebagian besar masa pengabdiannya dihabiskan di wilayah Jawa Barat dan Banten.
“Banyak teman bilang saya ini pulang ke Banten. Jadi memang rasanya seperti kembali ke rumah sendiri,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman bertugas di daerah terpencil memberikan banyak pelajaran tentang pentingnya rasa syukur dan pengabdian kepada masyarakat. Keterbatasan fasilitas hingga kondisi pembangunan yang belum merata menjadi pengalaman berharga selama bertugas.
“Hal-hal sederhana yang kita rasakan di sini, ternyata menjadi sesuatu yang luar biasa di daerah terpencil. Itu yang membuat kita harus banyak bersyukur,” ungkapnya.
Febrianda berharap kegiatan seperti coffee morning dapat terus dilakukan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih cair antara Kejari Cilegon dan insan pers.
“Kalau bisa ngopi bareng, makan bareng, ngobrol santai, itu lebih enak. Silaturahmi harus kita perkuat lagi,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan perkenalan antara jajaran Kejaksaan Negeri Cilegon dan awak media yang hadir. Suasana hangat dan penuh canda mewarnai pertemuan tersebut sebagai langkah awal memperkuat komunikasi yang lebih terbuka dan kolaboratif ke depan.(Red)












