Tuban, restorasihukum.com – Karena tak ditemui Rektor Unirow Maupun Pihak Rektorat,ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Kabupaten Tuban kembali melakukan aksi unjukrasa yang berlangsung di halaman kampus Unirow, jalan Manunggal, Kabupaten Tuban.
Aksi mahasiswa ini merupakan yang ketiga kalinya yakni denganmelakukan penyegelan terhadap kampus terbesar di Kabupaten Tuban itu.
Selain melakukan aksinya dengan menyegel kampus, mahasiswa menyampaikan aspirasinya ke Gedung DPRD Tuban. Mereka meminta bantuan DPRD Tuban supaya membantu para mahasiswa untuk menjadikan status Unirow supaya aktif kembali.
Informasi yang didapat menyebutkan bahwa, ratusan mahasiswa semula berkumpul di depan kantor Rekorat Unirow, Tuban dengan membawa tulisan yang berisikan tuntutan para mahasiswa dan juga kecaman terhadap Hadi Tugur, Rektor Unirow yang tidak pernah mau menemui para mahasiswa yang meminta kejelasan terkait status Unirow yang nonaktif.
Sambil berorasi para mahasiswa tersebut membawa pocong dan membuat seperti makam di depan kantor Rektorat Unirow. Dengan menangis tampak juga beberapa mahasiswa yang ikut dalam orasi tersebut melakukan tabur bunga replika makam yang mengabarkan matinya kampus Unirow.
“Kampus ini telah mati. Birokrasi kampus ini telah mati yang membuat keadaan kampus semakin memburuk,” teriak salah satu mahasiswa.
Setelah melakukan aksi teatrikal dengan menggelar sholat ghoib, para mahasiswa terus melakukan aksinya dengan berorasi di depan halaman kampus.
Namun dalam aksinya kali ini, tidak ada satupun pihak Rektorat Unirow yang mau menemui para mahasiswa, sehingga para mahasisa melampiaskan kekesalannya itu dengan melakukan penyegelan kantor rektorat dan semua pintu masuk gerbang kampus Unirow.
Disela aksi tersebut, Ahmad Juremi, Presiden Mahasiswa (Presma) Unirow Tuban,berteriak bahwa, “Kantor (rektorat) ini disegel mahasiswa Unirow mulai detik ini. Kami sudah terlalu lama bersabar, dari beberapa tuntutan yang kami layangkan pada demo kemarin tidak ada yang ditanggapi”.
Ratusan mahasiswa berbagai jurusan tersebutmeminta supaya status nonaktif Unirow segera bisa diselesaikan. Bahkan mereka menuntut Rektor Unirow, Hadi Tugur untuk diturunkan dari jabatan sebagai rektor detik ini juga. (bsri)











