Polri Kerahkan 155 Personel dan 4 Anjing Pelacak Perkuat Operasi SAR Longsor Cibeunying

0
92

Cilacap, restorasihukum.com – Polri terus memperkuat operasi pencarian dan pertolongan pascalongsor yang menimpa Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, (13/11/2025).

Longsor terjadi sekitar pukul 19.20 WIB setelah terdengar suara gemuruh dari perbukitan, menimbun rumah-rumah warga. Awalnya, 21 warga dilaporkan tertimbun material tanah.

Segera setelah bencana, Polri dan Pemerintah Kabupaten Cilacap mendirikan Posko Tanggap Darurat lengkap dengan rumah sakit darurat, layanan medis cepat, tenda pengungsian, serta tim trauma healing untuk mendampingi korban dan keluarga.

Kapolresta Cilacap menyebutkan, jajaran Polri telah berada di lokasi sejak malam kejadian dan melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi dan Kabupaten, Basarnas, serta perangkat desa. Operasi pencarian malam dibatasi karena kondisi gelap dan tanah tidak stabil, dan dilanjutkan kembali pada pukul 07.00 WIB.

Untuk mempercepat pencarian, Polri menurunkan 155 personel 125 dari Polresta Cilacap dan 30 dari Brimob serta 4 anjing pelacak (K9). Pencarian dilakukan manual menggunakan cangkul dan senso karena medan berat dan tebalnya timbunan tanah menghambat penggunaan alat berat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan, seluruh personel dikerahkan all out dengan kombinasi pencarian manual, anjing pelacak, dan layanan trauma healing. Keselamatan warga dan tim SAR menjadi prioritas utama.

Perkembangan terbaru, Kapolresta Cilacap melaporkan korban atas nama Yuni dari Dusun Tarukahan ditemukan pukul 10.45 WIB, sehingga jumlah warga yang masih dicari menjadi 20 orang. Operasi SAR berlangsung dengan kehati-hatian tinggi karena tanah masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.

Polri mengimbau masyarakat tetap waspada, menjauhi area tebing rawan runtuhan, dan mengikuti instruksi petugas. Operasi SAR akan terus dilakukan sepanjang hari bekerja sama dengan BPBD, Basarnas, TNI, relawan SAR, dan pemerintah daerah hingga seluruh korban ditemukan.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here