Transformasi Enam Bidang SPM TP Posyandu Pusat Instruksikan Perluasan Layanan di Sorong

0
3

Sorong, restorasihukum.com – Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) Pusat mengambil langkah strategis untuk mentransformasi fungsi Posyandu di tanah air. Pada Senin (12/10/2026), TP Posyandu Pusat turun langsung memberikan asistensi kepada ratusan kader sekaligus menyalurkan bantuan alat kesehatan di Posyandu Harapan, Kelurahan Remu Selatan, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Mewakili Ketua Umum TP Posyandu Tri Tito Karnavian, Ketua Bidang Kesehatan TP Posyandu Pusat Suci Ardy Daud menegaskan bahwa manuver ini merupakan eksekusi langsung dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024. Regulasi tersebut mengamanatkan perluasan peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan yang wajib menopang enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan sosial.

Suci menekankan bahwa era Posyandu yang hanya mengurusi kesehatan ibu dan anak telah bergeser. Kini, Posyandu dituntut menjadi sentra deteksi dini yang mampu menjembatani kebutuhan dasar masyarakat dengan perangkat daerah pemangku kewenangan.

“Melalui Posyandu, kebutuhan masyarakat dapat diidentifikasi dan dihubungkan dengan perangkat daerah sesuai bidang dan kewenangannya,” tegas Suci mengutip arahan Ketua Umum TP Posyandu.

Selain memperluas cakupan layanan dasar, asistensi ini juga menyoroti peran vital kader dalam memutus mata rantai penularan tuberkulosis (TBC). Kader diinstruksikan untuk proaktif mengedukasi warga, mendorong pemeriksaan ke fasilitas kesehatan bagi warga bergejala, serta menetralisir stigma negatif terhadap penderita TBC di lingkungan masyarakat.

Guna menopang transformasi layanan tersebut, TP Posyandu Pusat mengucurkan bantuan operasional berupa satu set alat antropometri, timbangan digital dan manual bayi, beserta infantometer. Tidak hanya itu, puluhan paket kebutuhan pokok turut disalurkan bagi masyarakat umum dan anak penerima layanan Posyandu, yang dirangkaikan dengan pemberian imunisasi serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Menutup arahannya, Suci mendesak jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya hingga tingkat kelurahan untuk terus membina kapasitas kader secara berkesinambungan agar tata kelola kelembagaan semakin kuat.

 

Agenda strategis yang melibatkan sekitar 110 kader ini turut dikawal langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Wali Kota Sorong Septinus Lobat, Ketua TP PKK Provinsi Papua Barat Daya Orpa Susana Kambu, serta Ketua TP PKK Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat. Rangkaian kegiatan ini juga ditutup dengan peninjauan layanan enam bidang SPM serta simulasi mitigasi kebakaran rumah tangga oleh Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Papua Barat Daya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here